banner 920x90

Rusdi Masse Bertemu Danny Pomanto di Dermaga Kapal KM Umsini, Bahas Apa?

  • Share

MAKASSAR,Newstime.id – Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel Rusdi Masse Mappasessu (RMS) terlihat mengunjungi lokasi Isolasi Apung, Kapal Pelni KM Umsini.

Kedatangan RMS ini, tepat setelah Pemerintah Kota Makassar melakukan MoU dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI terkait serah terima Kapal Pelni sebagai Isolasi Apung, Senin (2/8/2021).

Dengan mengenakan sweater Navy dan baju kaos biru langit, RMS tampak berbincang dengan Direktur Usaha Angkutan Penumpang O.M Sodikin, dan Walikota Makassar Danny Pomanto, dibawah tenda milik BPBD.

Saat ditanyai, RMS mengaku alasan kedatangannya hanya untuk bertemu teman lamanya, yaitu O.M Sodikin.

“Cuma mau ketemu pak Sodikin, kebetulan beliau ada disini, jadi saya datang, tidak ada hubungannya dengan program Isolasi Apung ini,” ujar RMS saat ditanyai.

Lebih lanjut, saat ditanyai terkait Nasdem yang mempersiapkan Danny Pomanto untuk Pilgub 2024.

RMS mengatakan, jika membicarkan Pilgub disaat ini dirasa kurang tepat, apalagi hal itu berpotensi menimbulkan penilaian yang salah di masyarakat.


“Itu bisa Mlmerugikan, dan melemahkan orang untuk kinerjanya, kan saya pernah bilang, terlalu dini bicara pilgub, biarkan dulu orang bekerja. Nanti masyarakat yang bisa menilai itu,” katanya.

Sementara, Danny Pomanto juga enggan berkomentar banyak.

Ia menegaskan, jika saat ini mengatasi masalah pandemi Covid-19 jauh berada diatas hal lainnya.

“Itu biarkan rakyat yang menilai, biarkan partai yang memberi dukungan, tapi bagi saya, tugas saya adalah kerja untuk rakyat terutama rakyat dimasa sulit seperti ini, jadi urus covid dulu lah,” pungkas Danny.

Sebelumnya diberitakan, Partai Nasdem Sulawesi Selatan di bawah komando Rusdi Masse Mappasesu terus memperkuat struktur politik menuju Pemilu dan Pilgub Sulsel 2024.

Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif mengatakan, pihaknya fokus memperkuat struktur dan infrastuktur politik dalam tiga tahun menuju Pilgub Sulsel 2024.

“Kita konsolidasi dan penguatan struktur, kita ingin memastikan kepengurusan lengkap hingga ke tingkat ranting kelurahan hingga desa,” kata Syaharuddin Alrif kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Bangkitkan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19, MTF Market 2021 Resmi Berlangsung Hingga 4 Juli

Syahar menyampaikan Partai Nasdem menargetkan kemenangan pemilu legislatif Sulsel 2024. Rusdi Masse dkk menargetkan merebut kursi Ketua DPRD Sulsel dari Partai Golkar.

Syahar mengatakan target itu realistis mengingat Nasdem adalah pemenang kedua di Sulsel pada 2019 lalu.

Menurutnya Partai Nasdem Sulsel di bawah kepemimpinan Rusdi Masse terus membangun struktur dan infrastruktur politik menatap pemilu dan pilkada serentak 2024.


Pihaknya sudah menyiapkan sejumlah strategi.

Apalagi kata Syahar, kekuatan sejumlah kepala daerah milik partai Nasdem akan menambah semangat partai meraih kemenangan.

“Kami Nasdem nomor dua di Sulsel, dari periode lalu urutan empat lima naik urutan dua. 2024 kami bercita-cita jadi nomor 1 di Sulsel,” kata Syahar.

Nasdem memiliki sejumlah kader menjabat kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Ini diyakini akan menjadi kekuatan Nasdem dari kontestasi Pemilu hingga Pilgub Sulsel 2024.

Kader dari unsur Kepala Daerah di antaranya, Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, dan sejumlah kepala daerah.

Syahar mengatakan tidak ada partai tidak bercita-cita jadi nomor 1.

Sejatinya partai politik hadir untuk merebut kekuasaan secara konstitusional melalui pemilu dan pilkada.

Nasdem pun punya bercita-cita jadi nomor satu di Sulsel.

Parameter teorinya, kata Syahar, Nasdem Sulsel berkeinginan jadi nomor 1 karena punya insfratruktur politik dan jaringan politik di 24 kabupaten kota.


Ditambah lagi Nasdem punya sejumlah kader kepala daerah.

“Kami siap-siap mau jadi pemenang, kita tunggu di 2024. Bagaimana caranya kami punya strategi bagaimana buat Nasdem menang, baik infrastruktur, maksimalkan kader jadi kepala daerah, kami punya Makassar, Pangkep, Barru, Palopo dan beberapa daerah lain,” kata Syahar.

Artinya, kata Syahar, kalau partai lain bilang bukan kadernya dia pilih, Nasdem katakan no, Nasdem harus persiapkan kader di Pilkada serentak 2024.

Baik Pemilihan Gubernur Sulsel 2024, ataupun Pemilihan bupati dan wali kota.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *